ngandap asem

Friday, April 08, 2005

Jakarta

Hidup di Jakarta 2 minggu.
Not exactly, 12 hari hidup di Jakarta.
Not so bad, hehe mengingat ketakutanku. Jangan diketawain ya.
Ternyata 12 haripun saya sudah berani 2x nyupir sendiri, walau cuma ke supermarket. Karena terpaksa mungkin haha.
Tapi senang lho .. kalau kata lusi, vera dengan keluarga kecilnya.
Kata-kata yang manis banget, makasih lusi.

12 hari ini memang tidak begitu mudah.
Terutama untuk saya yang terbiasa hidup “dimanjakan”, nyaman di rumah orang tua, even 4 tahun setelah saya menikah saya masih tetap hidup seperti itu.
Jadi ini rasanya seperti kembali dari nol.
Tapi saya bahagia, di saat usia pernikahan sudah 4 tahun, saya merasakan rasanya seperti “pengantin baru” dengan kesibukan merencanakan rumah, masak untuk anak dan suami, beberes rumah, dan lain-lain. Perencanaan tentu saja jadi berbeda karena sudah memiliki buntut balita. Hehe.
Well, perjuangan masih panjang dan saya berharap perjuangan yang menyenangkan. Walau saya tahu akan ada masa-masa sulit, tapi seperti apa yang saya baca hari ini, selama saya “berbaik sangka” dengan Allah pasti saya akan tetap optimis.

Ayo vera, hup hup hup. Semangat ya.

2 Comments:

At 8:34 PM , Blogger Pojok Hablay said...

seneng banget. mudah2an sering nulis ya, mudah2an bisa segera terkoneksi ama internet2an

 
At 12:02 AM , Blogger Reti said...

Wah udah lama nggak mampir euy, udah di Jakarta ya.. welcome!! Hehe.. sama dong 'perjuangan' dan ketar-ketirnya Ver waktu gue awal2 pindah dulu. You can, we can make it, girl :) Good luck... sms2 yaa!

 

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home

Name :
Web URL :
Message :