Jadi ibu bekerja atau ibu di rumah atau ibu bekerja di rumah ? sama saja.
Tergelitik juga membaca artikel yang dimuat di Suara Pembaruan, judule "Perempuan, apa yang kau cari ?" penulisnya seorang ibu rumah tangga yang mengaku sangat berminat pada anak, perempuan, dan keluarga.
Well, saya merasa sebagai ibu rumah tangga, atau stay at home mom, atau working at home mom, tapi tetap saja merasa artikel ini ‘agak’ sepihak.
Moms should stay at home ? tergantung. Kalau dia bahagia, why not. Tapi kalau tidak bahagia, kenapa musti memaksakan diri hanya melakukan pekerjaan domestik di rumah.
Saya pernah ragu dengan pilihan hidup saya. Sementara teman-teman wanita saya dapat digolongkan orang-orang yang sukses dengan pekerjaannya. Mungkin perasaan saya saat itu hanya rasa iri saja ? mungkin saja.
Pada akhirnya saya pasrahkan diri saya. Saya tahu manusia selalu dalam keadaan labil, dapat saja suatu saat saya kembali mempertanyakan diri saya. Tapi yang saya yakini, itu sebagian dari rasa iri saja. Karena saya tahu apa yang saya inginkan di lubuk hati yang paling dalam.
Sejak dulu, sudah tertanam dari diri saya bahwa saya akan stay at home, mempunyai pekerjaan di rumah. Kenapa ? karena saya senang di rumah. Not only for my children, but also for myself.
Sedihnya selalu posisi ibu rumah tangga jadi tekanan. Ibu bekerja yang tidak setuju dengan artikel semacam itu, seringkali menyatakan ibu rumah tangga seringkali melakukan pembenaran-pembenaran. Benarkah ? atau dia memang benar-benar happy ? atau sebenarnya dia happy tapi tekanan-tekanan dari sekelilingnya membuat dia kembali mempertanyakan posisinya. Apakah Indonesia terlalu usil ?
Saya tahu seseorang yang berdedikasi menjadi ibu rumah tangga. Dia sangat menikmati, apalagi dia memiliki bisnis di rumah yang berhasil. Tapi, sepertinya dengan tekanan dari sekelilingnya membuat dia terkesan melakukan pembenaran. Padahal, be proud with it girl ! you know you like it .. you good at it.
Ada yang pernah membuat survey, female radio kalau saya tidak salah. Menanyakan anak-anak SMA apa dia lebih suka ibunya bekerja atau tidak bekerja ? jawabannya sebagian besar lebih menyukai ibunya tidak bekerja. Bagi ibu rumah tangga, mereka merasa diatas angin, buat working moms, sebagian melakukan defence, sebagian cuek terutama yang yakin dengan pilihannya. Saya memposisikan diri saya jika saya yang ditanya, mungkin saya cuma bengong, kenapa musti nanya mbak ? saya gak peduli kok, mau ibu saya di rumah atau beliau bekerja. Memang ibu saya di rumah, tapi kalaupun dia bekerja dan masih memperhatikan saya dengan baik rasanya gak jadi masalah.
Buatku; khususnya untuk yang bisa memilih; semua adalah pilihan. Entah dia memutuskan menjadi working moms atau stay at home moms, atau working at home moms, itu adalah pilihannya. Dengan resikonya masing-masing. Semuanya memiliki tanggung jawab baik untuk keluarga, pekerjaannya, dan Tuhan.
Buat yang tidak bisa memilih. Biarkan Tuhan yang menilai, jangan terpengaruh.
Rasanya ingin mengatakan stay at home moms bukanlah pekerjaan yang sempurna. So buat working moms jangan merasa terancam, defence dengan segala artikel atau buku tentang sempurnanya profesi ibu rumah tangga. Dengan tinggal di rumah bukan berarti anak akan tumbuh dengan sempurna.
Dan untuk stay at home moms. Read, learn, study, mingle, do something for yourself, do something you like. Dengan begitu tidak akan ada pembenaran-pembenaran yang harus dikatakan. Be proud of yourself.

4 Comments:
Inspiring posting. Saya setuju bahwa ini masalah pilihan. Dengan demikian, seandainya pun seorang pria memilih untuk tinggal di rumah dan menjadi "bapak rumah tangga" dengan segala konsekuensinya (artinya benar2 mengurus rumah tangga) dan isterinya menjadi pencari nafkah, itu sebaiknya dipandang sebagai suatu kewajaran. Utopis sih...
Hey.. kayaknya udah pernah dibahas lebih mendalam dg kita2 ya :)
Gue setujulah, Be proud of yourself!!
Segala sesuatu itu punya kelebihan dan kekurangan masing2, dan jangan lupa kerjakan dengan tulus dan ikhlas :)
This comment has been removed by a blog administrator.
mbak vera.. bundanya ale..
met HARI KARTINI yah?
smile :)
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home