ngandap asem

Thursday, December 29, 2005

Potensi Anak(ku)

Lagi kepikiran sesuatu nih. Perlukah anak 4 tahun dibekali dengan les. Entah les musik, olahraga, beladiri, atau semacamnya. Kemarin ngobrol-ngobrol dengan teman di sekolah Ale, dia berniat memberikan les untuk anaknya, tapi belum mengambil keputusan untuk diikutkan pada les apa.

Jadi kepikiran, les apa ya yang cocok untuk Ale. Kalau baca di majalah-majalah parenting lebih baik kita mengenali kelebihan apa yang dimiliki anak kita. Untuk Ale jelas linguistik agak kurang walaupun dia bawel hehe karena pengucapannya kadang masih belum jelas, harry potter dengan helikopter sama saja hehe. Tapi memang Alhamdulillah banget sejak di Jakarta kemajuan bahasanya lebih pesat. Dia sudah bisa diarahkan hanya saja kalau pengucapannya dibetulkan masih suka marah. Uuh anakku galak juga, mirip siapa ya ?

Kemarin baca di majalah ayahbunda, salah satu cara untuk melatih anak semakin ‘lancar secara bahasa’ adalah dengan olah gerak. Wah jadi ingat sejak di Jakarta kan anakku perkembangan motorik kasarnya semakin pesat saja, kalau di sekolah hobinya main sepeda karena halamannya luas. Saya jadi yakin itu yang membuat bahasanya makin lancar. Kalau di Bandung halaman sekolahnya kecil, dia cuma bisa main panjat2an, perosotan, atau ayunan. Tidak ada halaman untuk bermain sepeda. Di rumah Bandung sebenarnya dia aktif sekali bergerak tapi mungkin tidak seoptimal di sekolahnya sekarang.

Pengalaman salah satu orang tua yang anaknya juga lambat bicara adalah dengan terapi olah gerak ini. Dan lebih berhasil jika dibandingkan dengan terapi wicara.

Nah, jika dibandingkan dengan mengikuti terapi, kok saya lebih prefer mengikutkan Ale pada suatu les ya. Ayahnya ingin sekali Ale nantinya sekolah sepakbola. Itu juga karena kita melihat kelebihan dia memang motorik kasarnya. Nurun siapa ya, opanya pintar olahraga, emaknya juga dulu pingin jadi atlet walau kemampuan olahraga standar hehe

The point is, jangan pernah merasa malu dengan kekurangan anak kita ya. Saya pernah merasa sangat khawatir dengan perkembangan bahasanya Ale, sekarang kadang masih, tapi sudah jauh berkurang karena dalam waktu sesingkat ini dia sudah hampir setara dengan teman-temannya walau masih harus dilatih terus. Ayo semangat belajar sama Ale ya !! Go moms !! hehehe ..

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home

Name :
Web URL :
Message :